Thursday, October 29, 2015

Kering Tempe

Makanan ini ga asing sih buat aku, biasanya makanan ini di jadikan lauk pendamping nasi kuning atau nasi pecel. Tentu saja sering makan kering tempe gini.


Rasanya manis, pedas dan gurih. Selain rasanya enak, pembuatannya juga gampang banget dan ga ribet. Bumbunya juga ga banyak.


Kering tempe ini bisa awet berminggu-minggu dalam wadah tertutup kedap lho :D






Homemade Ice Cream Pisang Strawberry



Seriously, ini cara paling gampang buat bikin ice cream tanpa alat pembuat ice cream dan ga pakai mixer :D
Takjub bener sama hasilnya, ternyata teksturnya creamy dan lembut banget. Padahal bahannya simple banget dan ga ribet bikinnya.

Kebetulan minggu lalu sempet belanja ke supermarket terus main ambil pisang aja, belom tau di makan apa gak :D Lewat 3 hari pisangnya masih nyisa 3 buah. Bosen juga kalau di bikin campuran smoothies mulu. Terus keinget pernah googling gitu tentang pisang yang bisa dibikin jadi bahan utama pembuatan ice cream yang creamy tapi lupa blognya namanya apa, maap *peace* Jadi resep yang aku pakai hasil uji coba sendiri dan hasilnya sukses. YEAY!



Wednesday, October 28, 2015

Singkong Goreng Melepuh

Singkong goreng itu salah satu gorengan favorit saya :D Tapi kadang males mau jajan di luar, bikin tenggorokan sakit gara-gara minyak yang dipakai item banget. Hiks

Udah berkali-kali bereksperimen caranya bikin singkong goreng ky tukang gorengan gitu masih gagal aja belom bisa 'pecah-pecah' gitu. Iseng googling, nemu resepnya Mbak Diah Didi, langsung di praktekin dan ternyata sukses besar :D Yippieeee

Pas banget singkong di kebun belakang rumah waktunya panen. Jadi singkong yang saya pakai bener-bener fresh from 'dirt' :p



Singkong Goreng Melepuh

by: Diah Didi 

Bahan

  • 500 gram singkong
  • Air dingin/ es untuk merendam singkong (aku tambah bongkahan es batu)

Bumbu Halus

  • 3 siung bawang putih
  • Ketumbar 1 sendok teh
  • Garam secukupnya

Kupas singkong dan bersihkan. Kukus singkong setengah matang( jangan sampai lembek)
Segera masukkan singkong kukus ke dalam air yang telah di campur dengan bumbu halus
Diamkan hingga singkong merekah
Goreng dalam minyak panas dengan api sedang. Goreng hingga kuning kecoklatan dan permukaanya kering
Sajikan hangat :D

Merekah :D

Ditiriskan, siap di goreng  






 
DONE!!







Smoothie Bowl Banana Strawberry

Pertama kali aku tau smoothie bowl ini di akun instagram. Akunnya yang punya orang luar dan ternyata di sana lagi ngetren disana, dan langsung tertarik pengen nyoba buat sendiri. Smoothie bowl ini di sajikan di mangkok dengan bermacam-macam topping. Ada yang pake buah segar, buah kering, kacang-kacangan sampai chia seeds. Semua tergantung selera aja. Smoothie bowl ini teksturnya creamy, dan tentu saja bahan dasarnya adalah 'Frozen banana'

 
Proses pembuatannya sih sama aja seperti bikin smoothie pada umumnya. Smoothie bowl ini alternatif banget buat aku yang kadang bosen 'minum' smoothie, malah senengnya di 'sendok' in :D



Masih ada yang ngeri minum smoothie? 

Smoothie identik sama sayuran hijau yang rasanya aneh kalo di blend, padahal kalo sayuran hijau ditambahin frozen banana & perasan lemon /lime enaknya kebangetan :D

Selama ini menurutku smoothie itu fleksibel sekali. Dikasi buah/ sayur apa aja tetep enak yang penting kuncinya "PISANG" tentu saja pilih pisang yang benar-benar matang dan manis, jadi ga perlu tambahan gula lagi.



(Kebetulan kemarin di kulkas ga ada sayuran hijau, jadi cuma pakai pisang sama strawberry yang nyisa dikit)





SMOOTHIE BOWL


  • 2 buah pisang cavendish, potong-potong koin dan bekukan
  • 10 buah strawberry segar (adanya kemarin segitu), cuci bersih


Haluskan pisang beku sampai benar-benar halus dan creamy, tambahkan strawberry dan proses lagi hingga halus. 



Enjoy with ur fav topping :D

Monday, October 26, 2015

[Books Review] Rasis! Pengkhianat! Miskin Moral!



Judul : Rasis! Pengkhianat! Miskin Moral!
Penulis: Rudolf Dethu
Penerbit: CV Kuat Kita Bersinar
Tahun Terbit: Agustus 2015 (cetakan pertama)
Halaman: XVI+ 250 halaman
ISBN: 978-602-12926-0-4








RASIS!

Fitnah keji pertama yang dituduhkan kepada SID merebak, dan Kota Surabaya menjadi awal kericuhan. Isu anggapan SID anti orang Jawa disertai tulisan F*CK JAVA  yang tak bertuan ini menyebabkan botol, kursi, air kencing dalam plastik dan masih banyak lagi ‘barang’ tak lazim bertebaran mewarnai konser SID di Surabaya waktu itu. Tentu saja dibarengi dengan sumpah serapah dari sebagian penontonnya menjadi hadiah pahit bagi SID dan crew. Tapi SID tetap melanjutkan konsernya sambil sesekali menghindari lemparan benda tak lazim tersebut. Kericuhan kembali terjadi di USU Medan,serta kekerasan fisik yang dialami Bob di UPN Yogyakarta. Konon tulisan F*CK JAVA itu tertulis di salah satu dinding Jalan Poppies tempat markas SID berada, isu tinggalah isu yang jelas itu mitos. 




PENGKHIANAT!

Band Punk Rock di bawah label Indie sepertinya telah menjadi tolak ukur dan harga mati,tapi ini tidak berlaku bagi SID yang kurang lebih selama 8 tahun berdiri dalam konsep label Indie. Karena ketidakjelasan dalam finansial dan keinginan agar SID dapat lebih didengar banyak orang, maka SID memutuskan bergabung dengan label Mayor Sony Music. Tentu saja ini menjadi berita heboh dan lagi-lagi SID diserang habis-habisan serta disebut pengkhianat. Padahal keputusan besar seperti itu telah dipikirkan matang-matang dan tentu saja tanpa ‘jajahan’dari label Mayor. Dan gilanya lagi, SID diperbolehkan menggunakan lirik berbahasa Inggris lebih banyak daripada Indonesia dengan perbandingan 70:30. Spektakuler. 




MISKIN MORAL!

Kebiasaan Bob, Eka, JRX membawa bir ke atas panggung menjadi suatu kontroversi baru saat itu. Bagaimana tidak, SID memang band satu-satunya yang dengan ‘normal’nya melakukan itu. Tapi tak semua orang menganggap itu wajar, malah sebaliknya SID di cap band negatif. Dan lucunya, kelakuan itu dicap sebagai strategi marketing. Miris!







Saturday, October 24, 2015

Pizza Teflon

Kemarin pengen banget makan pizza tapi males keluar rumah, mager gitu. Tapi malah pengen 'berantakin dapur :D akhirnya bikin pizza sendiri deh, toppingnya seadanya aja di kulkas.

Karena pengen yang praktis, akhirnya di bikin pakai teflon. Awalnya iseng sih, tapi ternyata oke juga hasilnya oke juga ga terlalu beda sama yang versi oven